Kapolda Kepri Membuka Pelatihan Revolusi Mental Anggota Polri Tahun 2016

oleh

BATAM (Batamraya.com) – Pembukaan pelatihan Revolusi Mental 2016 dibuka oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH di Gedung Lancang Kuning Mapolda Kepri, Senin (23/5/2016). 

IMG-20160523-WA0006

Kapolda Kepri didampingi oleh Ketua tim Pelatihan Revolusi Mental AKBP Asrial Kurniansyah, SH Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta.

Kegiatan pelatihan revolusi mental polda kepri tahun 2016 ini merupakan penjabaran undang-undang nomor 17 tahun 2007 tentang rencana pembangunan jangka panjang nasional (RPIPM) tahun 2005-2025. Dimana visi bangsa indonesia adalah “indonesia yang mandiri, maju, adil dan makmur yang mewakili karakter bangsa yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, berbudi luhur, bertoleransi, bergotong royong, patriotik, dinamis, berbudaya dan berorientasi ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan falsafah pancasila.

Pemerintahan presiden Jokowi-JK merumuskan 3 (tiga) permasalahan pokok yang dihadapi bangsa Indonesia yakni merosotnya kewibawaan negara, melemahnya sendi-sendi perekonomian negara dan merebaknya intoleransi dan krisis kepribadian bangsa.

Dari permasalahan dan tantangan yang dihadapi bangsa indonesia, dirumuskan visi indonesia yakni : “Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong”.

IMG-20160523-WA0011

Dalam amanat, Kapolda Kepri menjelaskan untuk menindaklanjuti kebijakan pemerintah sebagaimana tersebut diatas telah dijabarkan dalam quick wins polri pada restra polri 2015-2019 pada point 6 yaitu “Polisi sebagai penggerak revolusi mental dan sebagai pelopor tertib sosial diruang publik” dan sasaran rencana strategis polri 2015-2019 pada point 2 yaitu terbangunnya postur Polri yang profesional, bermoral, modern dan unggul melalui jalur pendidikan dan pelatihan.

Nilai-nilai yang ada dalam revolusi mental antara lain : Perubahan mindset dan culture set (NAC dan IPS) pendidikan budaya dan anti korupsi, kode etik profesi polri, nilai-nilai karakter kebayangkaraan (brata dedikasi sejati) dan nilai-nilai karakter bangsa (kewargaan, dapat dipercaya, mandiri, kreatif, gotongroyong, saling menghargai)

 

Upaya meningkatkan kualitas SDM Polri tersebut tentunya bukan hanya mencakup aspek intelektual saja, namun harus menyentuh aspek mental kepribadian yang justru berperan penting dalam pelaksanaan tugas polri sebagai pemeliharaan kamtibmas, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta penegak hukum. Sikap mental kepribadian merupakan hal penting dan mendasar dalam mendukung keberhasilan dalam pelaksanaan tugas, oleh karena itu aspek mental/perilaku harus menjadi atensi khusus untuk mewujudkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap polri.

IMG-20160523-WA0002

Pembentukan dan pemeliharaan aspek sikap perilaku atau mental kepribadian setiap anggota polri harus dilakukan terus menerus agar tidak mudah tergerus dan terkontaminasi dengan berbagai faktor negatif yang dapat merusak mental anggota polri. Upaya-upaya untuk pemeliharaan sikap mental prilaku angota polri dapat dilakukan  melalui berbagai upaya antara lain pembinaan, pengawasan melekat, reward and punishment maupun melalui pendidikan dan pelatihan, dimana hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah tentang revolusi karakter bangsa.

 

Kapolda Kepri mengharapkan pada peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan memiliki komitmen sebagai agent of change baik secara individu maupun kesatuan untuk mewujudkan kepercayaan masyarakat terhadap polri. Dan kepada para panitia dan trainer, Kapolda meminta agar peserta pelatihan dilatih secara sungguh-sungguh agar memperoleh gambaran yang utuh atas materi yang disampaikan dan dapat mentrnasformasikan kembali kepada personel polri di kesatuan masing-masing. (Ev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.