84 Polwan Polda Kepri Mengikuti Pelatihan Kemampuan Polwan Dalam Menghadapi Beberapa Jenis Tindak Pidana

oleh

BATAM (batamraya.com) – Pelatihan Kemampuan Polwan dalam menghadapi tindak pidana diselenggarakan Pagi ini di Grand I Hotel Nagoya Batam Kepulauan Riau, Selasa (15/3/2016) pukul 08.00 Wib.

IMG-20160315-WA0000

Acara tersebut diikuti oleh 84 Polwan Diktuk Brigradir lulusan tahun 2014. Kerjasama Polri dengan International Organization for Migration (IOM) Indonesia dalam rangka menghadapi tindak pidana kekerasan perempuan dan anak, penyelundupan manusia dan perdagangan orang, Implementasi 2 Polwan di 1 Polsek.

IMG-20160315-WA0005

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Mabes Polri Jakarta,  SDM Kapolri Karobinkar SSDM Polri Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri , Msi. Kemudian Kapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH,  Wakapolda Kepri, Kombes Pol Drs. Yan Fitri Halimansyah, MH dan Para Pejabat Utama Polda Kepri serta Chief of mission of IOM dan National Programme Officer IOM, Ibu Lia Natalegawa.

Dalam Sambutan, Kapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH menjelaskan kegiatan pelatihan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan serta pengembangan potensi para polwan.

IMG-20160315-WA0001

Materi yang diberikan pada para peserta polwan adalah People smuggling dan Trafficking in Person (TTPO), Pelayanan Perempuan dan anak (PPA), Psikologi, Etika Pelayanan, Masalah Kekerasan, tentang IOM, Komunikasi Sosial.

IMG-20160315-WA0003

Kapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH mengharapkan dengan diadakan pelatihan seperti ini, Polwan semakin dapat melindungi masyarakat, khususnya dalam hal human trafficking dan penyelundupan manusia serta kekerasan di kawasan Kepulauan Riau. Polwan semakin banyak dibekali ilmu untuk memahami situasi dan kondisi seseorang agar dapat memahami dan mengerti kemudian dapat menyelesaikan suatu masalah tersebut.

Daerah Kepulauan Riau khususnya Batam memang sangatlah rentan terhadap masalah perdagangan dan penyelundupan manusia untuk itu diperlukan pelatihan aparat negara seperti ini agar daerah dan masyarakat tetap terjaga dengan aman. (Ev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.