Wakapolri Ungkap Sanksi Tegas Kapolda dan Kapolres Tak Tuntaskan Kasus Miras Oplosan

JAKARTA (Batamraya.com) – Wakapolri Komjen Syafruddin memerintahkan kasus minuman keras (miras) oplosan tuntas sebelum bulan Ramadan. Dia mengancam akan mencopot Kapolda atau Kapolres yang tak serius menangani kasus tersebut.

Syafruddin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu tidak ingin umat dibikin resah. Kasus miras oplosan terjadi di beberapa daerah di Indonesia dan merenggut puluhan nyawa korbannya.

1519483127

“Pokoknya sebelum masuk 1 Ramadan itu harus selesai dan opini tidak ada lagi. Berhenti. Kalau ada para kepala wilayah Kapolres, Kapolda yang tidak serius, kita akan ganti,” ujar Syafruddin di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (13/4).

Menanggapi penemuan bunker tempat produksi miras oplosan di Bandung, Syafruddin memerintahkan jajarannya untuk terus bekerja sampai tuntas.

“Terserah dia mau bikin di ruang angkasa tidak ada masalah. Yang penting cari sampai tuntas, itu perintah saya,” tegas Syafruddin.

“Pokoknya mau sindikat, mau kelompok, mau perorangan enggak ada urusan. Harus dihabiskan,” imbuhnya.

Karena itu, Syafruddin memerintahkan jajarannya agar menuntaskan kasus miras oplosan dengan menggelar operasi besar-besaran secara simultan, operasi kewilayahan, dan operasi terpusat.

“Kita akan memasuki bulan suci umat Islam. Jangan sampai umat Islam mau beribadah terganggu dengan urusan miras, itu sangat bertentangan dengan ajaran Islam,” pungkasnya.

 

via beritasatu.com

No Response

Leave a reply "Wakapolri Ungkap Sanksi Tegas Kapolda dan Kapolres Tak Tuntaskan Kasus Miras Oplosan"