Sinergitas TNI-Polri, Sat Brimob Polda Kepri BKO Papua Bersama Yonif 756 WMS Gelar Pengobatan Gratis

MIMIKA, BATAMRAYA.COM – Satuan Tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Ops PamRahWan) Kompi Satuan Brigade Mobile (Sat Brimob) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) Bawah Kendali Operasi (BKO) di Polda Papua bersama Satgas PamRahWan Batalion Infanteri (Yonif) 756/Wimane Sili (WMS) SSK (Satuan Setingkat Kompi) II Pos Banti, bersinergi menggelar pengobatan gratis kepada masyarakat di wilayah Kampung Banti, Komplek Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (4/2/2021).

Komandan Kompi (Danki) PamRahWan Sat Brimob Polda Kepri, Iptu Gun Gun Saefudin, mengatakan bahwa sinergi TNI-Polri harus terus dijaga dan dipelihara, baik itu pada saat berada di home base (pangkalan induk) maupun saat berada di daerah penugasan. Karena sinergitas TNI-Polri merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

“Pada setiap kesempatan, kami selalu tekankan pada semua anggota untuk selalu bersinergi dengan rekan-rekan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sinergitas tersebut tidak hanya ditunjukan dalam rangka menjaga Kamtibmas saja, namun sinergitas juga dalam mengemban tugas untuk misi kemanusiaan. Kegiatan ini juga merupakan suatu bukti dan contoh nyata bagi masyarakat, bahwa TNI-Polri selalu bersinergi dan seirama dalam melayani masyarakat, maupun dalam menjaga kedaulatan dan keamanan Negara,” ujar Iptu Gun Gun, Sabtu (6/2/2021).

Adapun secara keseluruhan, personel TNI-Polri yang terlibat dalam kegiatan itu sebanyak 20 personel, di antaranya terdiri dari 10 orang personel Satgas PamRahWan Yonif 756/WMS dan 10 orang personel Satgas PamRahWan Brimob Polda Kepri.

“Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, yakni hari Rabu dan Kamis (3-4/2/2021). Sementara untuk sasaran kegiatan ialah di Kampung Banti, Kimbeli, Pertanian, Takabera, Banti 1 dan Kampung Opitawak,” jelasnya.

Sementara ditambahkan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pamrahwan Yonif 756/WMS, Mayor Inf Marolop Edison Bala Hutapea, bahwa sinergitas TNI-Polri harus terus dijaga dan dipelihara. Karena sinergitas TNI-Polri merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga stabilitas Pertahanan dan Keamanan Nasional.

“Kami bersama rekan kami dari Satgas PamRahWan Yonif 756/WMS secara langsung terlibat dalam memberi pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Tujuan dari kegiatan tersebut yaitu untuk menjaga dan memelihara kondisi kesehatan masyarakat, serta menjamin kualitas kesehatan mereka. Karena sampai saat ini, wilayah Banti belum mendapatkan dukungan tenaga kesehatan dan obat-obatan. Sehingga berdasarkan perintah dari Komando atas, kami TNI-Polri yang bertugas di wilayah ini selalu bersinergi membantu kesulitan masyarakat di wilayah Banti tempat penugasan kami,” ujar Mayor Inf Marolop Edison Bala Hutapea.

Terpisah, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kepri, Kombes Mohamad Rendra Salipu, mengatakan personel Sat Brimob Polda Kepri yang bertugas di Polda Papua Satgas PamRahWan melaksanakan kegiatan bakti kesehatan masyarakat bersama Yonif 756/WMS SSK II di Desa Banti.

“Ya benar, pada tanggal 3-4 Februari 2021, personel kami yang saat ini sedang bertugas BKO Polda Papua Satgas PamRahWan melaksanakan kegiatan bakti kesehatan masyarakat bersama Yonif 756/WMS,” ujar Orang nomor satu di Korps Brimob Polda Kepri, Sabtu (6/2/2021).

Dikatakan Perwira lulusan Akademi Polisi (Akpol) Tahun 1996, bahwa anggota personelnya melaksanakan bakti sosial kesehatan di desa Banti itu merupakan wujud sinergitas TNI-Polri yang tetap solid menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kegiatan bakti kesehatan di Desa Banti adalah wujud sinergitas TNI-Polri. Selain itu, juga bersama-sama membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tempat mereka bertugas,” jelas Dansat Brimob Polda Kepri.

Informasi yang diterima, bahwa masyarakat Banti yang pada bulan Maret Tahun 2020 lalu, sempat mengungsi ke Timika, Papua, untuk menyelamatkan diri dari serangan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB). Saat ini sudah kembali ke rumah mereka masing-masing.

Selang beberapa waktu kemudian, situasi di wilayah Banti kembali. kondusif lagi, sehingga masyarakat yang sempat mengungsi ke Timika, saat ini sudah kembali ke rumah masing-masing. Namun saat ini, ada beberapa persoalan yang harus dihadapi mereka pasca kembalinya dari pengungsian. Salah satu diantaranya yaitu persoalan di bidang kesehatan.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, rumah sakit (RS) Banti yang merupakan satu-satunya tempat pelayanan kesehatan bagi masyarakat tersebut, telah dibakar oleh kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) saat melakukan penyerangan tersebut.

Melihat persoalan itu, maka Pos Banti Satgas PamRahWan dari Sat Brimob Polda Kepri bersama Yonif 756/WMS yang bertugas di wilayah komplek Banti, tergerak hatinya untuk mengatasi kesulitan masyarakat dengan cara melakukan pengobatan keliling pada warga masyarakat yang sakit.

Sementara itu, aparat gabungan TNI-Polri yang ikut turun langsung dan mendatangi rumah-rumah penduduk untuk memeriksa dan memberi obat.

No Response

Leave a reply "Sinergitas TNI-Polri, Sat Brimob Polda Kepri BKO Papua Bersama Yonif 756 WMS Gelar Pengobatan Gratis"