Pengamat Hukum Tanggapi Situs IndonesiaLeaks Hanya Ingin Menjatuhkan Institusi

IMG_20180907_191900

Batamraya.com –  Sejumlah media yang berkolaborasi dalam IndonesiaLeaks merilis hasil investigasi mengenai kasus korupsi yang diduga melibatkan para petinggi penegak hukum di negeri ini. Menurut Pengamat hukum, politik dan keamanan Rr. Dewinta Pringgodani, SH, MH Selama bukan hasil pemeriksaan dari lembaga hukum, dia tidak ingin mempercayainya. Apalagi dalam persidangan Basuki Hariman tidak ada terungkap soal dugaan aliran dana tersebut.

Dewinta juga mengecam tindakan mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto yang menyebarkan berita palsu (hoax) tentang dugaan suap petinggi kepolisian RI dan dengan informasi yang dilansir Indonesialeaks. “Sekelas Bambang Widjojanto ikut pula menyebarkan berita bohong,” katanya hari ini di Jakarta.

Ia menduga laporan itu sejenis operasi intelijen yang bertujuan untuk membunuh karakter seseorang.  Apalagi  banyak laporan yang dibuat di media daring untuk menjatuhkan orang maupun institusi. Demi mengatakan Situs IndonesiaLeaks sama seperti Wikileaks yang selama ini diciptakan untuk membuat polemik di tengah-tengah masyarakat.

Dewi mengaku mengenal sosok jenderal Tito Karnavian dengan baik. “Yakin saya 100 persen Jenderal Tito tidak akan melakukan tindakan yang melawan hukum apa pun,” kata Dewi.

Dewi meminta aparat penegak hukum untuk memeriksa pihak-pihak yang menyebarkan kabar bohong ini. “Situs Indonesialeaks itu juga gak jelas. Apakah produk jurnalistik atau produk apa. Saya gak paham motif mereka,” katanya.

No Response

Leave a reply "Pengamat Hukum Tanggapi Situs IndonesiaLeaks Hanya Ingin Menjatuhkan Institusi"