Kapolsek Belakang Padang Lakukan Penyuluhan Usai Temuan Razia Cipkon yang Melibatkan Murid Sekolahan

BATAM (Batamraya.com) – Jajaran Polsek Belakang Padang Polresta Barelang memberikan penyuluhan dan sosialisasi dalam rangka mengantispasi kenakalan remaja di sekolah-Sekolah terutama di kalangan pelajar SMP-SMA/SMK pada hari Senin (16/10/2017).

Kapolsek belakang padang beserta rombongan telah mendatangi SMP Negeri 1 Kec.Belakang padang  SMA Negeri 2 Belakang Padang. Begitu sampai di sekolah tersebut, jajaran langsung melakukan pemeriksaan terhadap siswa. Kepada pelajar yang membawa rokok, Kapolsek dan Kepala sekolah memberikan arahan agar mereka tidak melakukan pelanggaran dan tidak melakukan dan sudah di buatkan surat Pernyataan Dari sekolah Untuk Wali Pelajar siswa.

WhatsApp Image 2017-10-18 at 10.56.23 AM

Kapolsek Belakang Padang AKP Ulil Rahim mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pencegahan mengingat razia cipta kondisi pada malam Minggu (14/10) lalu banyak para remaja yang masih sekolah terjaring razia dan ditemukan minuman ber alkohol, balap liar dan memiliki group media sosial Dewasa yang isinya video Porno serta Laporan keluhan dari orang tua siswa tentang kenakalan pelajar di lingkungan sekolah.

Kapolsek mengimbau kepada pelajar untuk menjauhi narkoba, minuman keras (miras) dan jenis kenakalan remaja lainnya.

“Kami sudah menghimbau para siswa dan siswi untuk menjauhi narkoba, miras dan jenis kenakalan lainnya demi menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi dan menghormati guru dan orang tua.” Ujar Ulil.

“Selain itu jajaran juga melakukan penyisiran di sejumlah lokasi-lokasi yang biasa dijadikan tempat membolos. Saya minta Pihak Sekolah sudah memberikan teguran keras kepada para pelajar yang keluyuran pada jam pelajaran dan tertangkap petugas.” Lanjutnya.

Kegiatan berakhir pukul 12.00 Wib, Kapolsek belakang padang berharap kedepan agar para siswa dan siswi tidak merusak moral bangsa  yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

No Response

Leave a reply "Kapolsek Belakang Padang Lakukan Penyuluhan Usai Temuan Razia Cipkon yang Melibatkan Murid Sekolahan"