Kakek Paruh Baya di Bintan Ditemukan Tewas dengan Leher Terikat

kakek bahri

Batamraya.com, Bintan – Seorang kakek berusia paruh baya ditemukan tewas diduga gantung diri di dapur rumahnya sendiri, Jalan Manunggal RT 01/ RW 05, Kampung Sidoarjo, Kelurahan Kawal, Rabu (27/3/2019).

Jasad kakek paruh baya tersebut bernama Bahri. Berdasarkan informasi dari masyarakat, Bahri hanya hidup sebatang kara di rumah tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Gunung Kijang Iptu El Manik mengatakan tetangga Bahri pertama kali menemukan pria tua tersebut sekitar pukul 05.45 wib.

“Tetangga melihat ada mayat seorang kakek dalam kondisi leher terikat seutas tali dan tergantung di dapur. Spontan bersangkutan teriak hingga tetangga lainnya keluar dan melaporkan kejadian itu ke polisi,” ungkap Iptu El Manik.

Lanjutnya, Bahri diketahui memiliki riwayat penyakit ringan seperti semput dan sakit perut. Dari catatan medis juga diketahui bahwa Bahri selalu berobat ke Postu Kelurahan Kawal sebanyak tiga kali dalam seminggu.

Dari keterangan tersebut, Manik mengaku belum dapat memastikan penyebab kematian sang kakek. Apakah itu kasus pembunuhan atau murni gantung diri akibat pasrah dengan penyakit yang diderita.

“Dari keterangan saksi yang pertama kali melihat. Kondisi kakek sudah tergantung tapi kakinya masih jejak ketanah dan badannya sedikit membungkuk,” tambahnya.

Jasad sang kakek langsung dilarikan ke RSUP Kepri Ahmad Thabib di Batu 8, Kota Tanjungpinang untuk dilakukan visum guna mencari tau penyebab kematian sang kakek.

Adapun hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut.

No Response

Leave a reply "Kakek Paruh Baya di Bintan Ditemukan Tewas dengan Leher Terikat"