Deteksi Sejak Dini Radikalisme dan terorisme

download (2)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia bahwa pengertian radikalisme adalah paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis sedangkan pengertian terorisme adalah penggunaan kekerasan untuk menimbulkan ketakutan dalam usaha mencapai tujuan (terutama tujuan politik); praktik tindakan teror.

Seseorang atau kelompok yang berpendapat ada ketidak sesuaikan praktik-praktik bernegara maupun pranata sosial yang ada dengan pandangannya kemudian berusaha melakukan perubahan yang drastis dan cenderung disertai dengan tindakan kekerasan/pemaksaan. Berangkat dari hal tersebut kemudian Seseorang atau kelompok tersebut melakukan tindakan- tindakan  kekerasan yang menimbulakn rasa takut dalam rangka untuk malukan perubahan dimaksud.

Dari bebagai literatur dapat di ketahui bahwa hulu dari tindakan teror adalah adannya faham radikal yang dimiliki oleh seseorang. Adanya ketidaksesuain pandangan dengan realita yang terjadi disekitarnya kemudian membuat seseorang/ kelompok melakukan aksi teror.

Lalu apakah Islam (baca : orang islam) sebagai suatu agama masuk dalam kelompok faham radikal dan terorisme atau setidaknya apakah agama islam merestui faham radikal yang beujung pada tindakan teror?. Jawabanya dengan tegas tidak, agama islam tidak pernah mengajarkan kekerasan, penghancuran ataupun pembunuhan tanpa hak. Islam sejatinya adalah agama yang memberikan keselamatan kepada semua makhlu Allah SWT. Pemahaman yang dangkal dan sepotong-sepotong terhadap Islam hanya akan mengakibatkan seseorang dengan mudah mengambil jalan pintas menjadi pelaku teror.

Penyebab radikalisme dan terorisme

Ada beberapa penyebab munculnya fahan radikal dan terorisme diantaranya yaitu :

  • Tingkat kemiskinan; Seseorang yang menginginkan kesejahteraan dengan cara mudah, akan sangat rentan mengikuti orang lain demi mendapatkan kesejahteraan.
  • Keadilan; Orang yang mengalami ketidakadilan akan mudah dirasuki dengan faham radikal dan terorisme dengan menjanjikan keadilan dengan cara mereka.
  • Rendahnya tingkat pendidikan; Tidak cukup punya ilmu pengetahuan pada semua level pendidikan merupakan salah satu ladang subur masuknya faham radikal dan terorisme.
  • Pemahaman yang sempit terhadap agama; Ingin selamat dan masuk syurga dengan cara instan, memaknai ayat kita suci secara sepotong-sepotong, konsep mati syahid yang salah kaprah dan ingin mendirikan ideologi negara agama merupakan pintu masuknya faham radikal dan terorisme.

Mencegah radikalisme dan terorisme

Guna memangkal faham radikal dan mendegradasi terorisme beberapa langkah yang harus dilakukan yaitu :

  • Memperkenalkan ilmu pengetahuan agama.
  • Memberikan pemahaman keilmuan yang benar.
  • Memberikan pemahaman yang benar terkait dengan nilai- nilai Pancasila.
  • Meminimalisir kesenjangan sosial.
  • Menjaga persatuan dan kesatuan.
  • Mendukung aksi perdamaian.
  • Meningkatkan toleransi beragama.
  • Menyaring informasi mana yang baik dan mana yang justru menjerumuskan.
  • Membangun komunikasi yang kuat antar keluarga dan masyarakat.
No Response

Leave a reply "Deteksi Sejak Dini Radikalisme dan terorisme"