Betul Betul Betul…Damai

No comment

Batamraya.com – Jam menunjukkan pukul 08.00 WIB ketika kakiku melangkah pelabuhan domestik Telaga Punggur. Tidak begitu ramai parkiran kendaraan pasa hari itu, padahal biasanya penuh dan juga masa libur sekolah masih panjang pada bulan juni 2018. Bersamaan antara tahun ajaran baru anak-anak sekolah dan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 H, sehingga liburan terasa panjang.

3E3ED993-D193-41B2-BC0F-7B9213810F41

Sambil menikmati pemandangan pagi dengan cuaca cerah berangin sepoi kapal terasa bergerak dengan tenang karena ombak beriak kecil. Pikiran kemudian melayang menerka keriuhan jalannya Debat Publik Calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjung Pinang putaran ketiga atau yang terakhir. Paslon dengan nmor urut 1, H. Syahrul S.Pd.SD dan Rahma S.IP, pasangan nomor urut 2 H. Lis Darmansyah SH dan dr. Maya Suryanti, Suara para pendukung mungkin akan terdengar saling menjatuhkan dan memanas seiring jawaban dari masing-masing Pascalon Walikota. Betapa sibuknya nanti para panitia dari KPU Tanjung Pinang dan anggota pengamanan dari Kepolisian dan TNI menengahi mereka.

Tak terasa kapal sudah hampir berlabuh di pelabuhan Sri Bintan Pura, ketika mesin kapal terasa berhenti yang membuyarkan lamunan situasi debat publik Paslon Walikota dan Wakil Walikota Kota Tanjung Pinang. Menyusuri Kota Tanjung Pinang, Kota yang mengusung Kota Madani dengan budaya Melayu, nampak baliho spanduk sudah bersih dari promosi Paslon Walikota dan Wakil Walikota. Hanya nampak baliho promosi jadwal debat publik yang akan berlangsung di Hotel CK pukul 20.00 WIB yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

E9BE0671-4F54-41A3-AFDC-ED60F48617BD

Tiba waktu yang ditunggu-tunggu, acara pesta demokrasi ditahun 2018, debat publik antar Paslon Walikota dan Wakil Walikota Tanjung Pinang berlangsung. Panitia dari KPU Tanjung Pinang sudah mengatur sedemikian rupa desain acara debat publik ini. Sebagai pemisah antar kedua pendukung Paslon diisi oleh pejabat Plt Walikota Tanjung Pinang, instansi terkait masyarata yg nentral dan pantia dari KPU Tanjung Pinang. Demikian juga dengan pembawa acara yang sudah tidak asing lagi dimata masyarakat Indonesia dan sering membawakan acara. Suasana begitu cair dan bersahabat meskipun diawal kedatangan para Paslon ke tempat acara terdengar ramai dengan teriakan yel-yel dari pendukung masing-masing Paslon. Namun mereka tetap tertib dengan dan menghargai para anggota Polri dan TNI serta panitia dari KPU Tanjung Pinang. Tidak ingin terjadi hal-hal yang diinginkan, pengamanan di lokasi debat publik ini ekstra ketat, mereka diwajibkan meninggalkan barang yang terdeteksi oleh 2 buah scan detektor canggih dari Brimonberupa Door detector dan stand detector dari Ditpam ObvitPolda Kepri dengan kepekaan deteksi tinggi serta pemeriksaan body detector yang dilakukan oleh anggota Brimob dan Polwan, sementara Panitia dari KPU akan memeriksa ID card pendukung, dam wartawan media elektronik, cetak dman online.

Sambil mengamati jalannya debat publik tersebut, tak terasa berjalan dengan masing-masing Paslon mengutarakan jawaban yang di berikan oleh KPU melalui screeningpertanyaan yang masih disegel. Misi maupun Visidisampaikan oleh masing-masing Paslon dengan lugas, cepatsesuai waktu yang diberikan panitia. Nah, inilah yang menarik dari keriuhan kedua pendukung, mereka seakan paham betul budaya melayunya. Keriuhan teriakan-teriakan kedua pendukung secara bergantian memberi semangat Paslon yang didukung selesai memaparkan kinerja kedepan jika menjadi Paslon Tetpilih nanti. Mereka tidak ada wajah-wajah marah maupun memprovokasi suasana debat publik tersebut. Tapi mereka melemparkan senyum sambil berjoget gembira dengan meneriakkan yel-yel. Suasana sedemikian kondusif, sementara pihak keamanan juga tersenyum melihat keadaan yang hangat dan damai namun tidak mengendurkan kewaspadaan. Inilah salah satu wujud pesta demokrasi acara debst publik di Kota Madani berbudaya Melayu Kota Tanjung Pinang, tidak ada gontok-gontokan, provokasi panas, saling ejek hingga acara berakhir saling berjabat tangan, baik dari para Paslon maupun para pendukung…Betul…betul…betullldamai. *Alex

No Response

Leave a reply "Betul Betul Betul…Damai"