13 WNA Singapura Jadi Korban Robohnya Pelantar Montigo Resorts

jembatan montigo rubuh

BATAM, BATAMRAYA.COM – 13 orang warga negara asing (WNA) asal Singapura yang tengah berlibur di Montigo Resort, Nongsa, Batam, mengalami insiden jatuh akibat robohnya jembatan kayu di resort tersebut.

Jatuhnya ketigabelas WNA tersebut menimbulkan pertanyaan besar apakah jembatan kayu tersebut memang overload atau tiang penyangga rapuh karena kurangnya perawatan yang dilakukan.

Saat ini, diruang penyidik Unit I Sat Reskrim Polresta Barelang, tampak sekitar 7 orang yang merupakan karyawan Montigo Resort masih dalam pemeriksaan untuk mencari tahu penyebab pasti dari robohnya jembatan tersebut.

Kejadian ini juga terkesan ditutupi pihak Montigo. Bahkan, pewarta yang datang ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk meliput para korban, Kamis (8/11/2019) malam, dihalangi-halangi pihak Montigo.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan mengungkapkan, pihaknya telah melakukan beberapa langkah untuk menyelidiki kasus tersebut. Selain itu, pemilik resort serta penanggungjawab dari kegiatan para WNA juga ikut diperiksa.

“Saat ini masih dilakukan interogasi dan dilakukan pendalaman terkait penyebab robohnya jembatan itu, apakah karena lapuk atau ada sebab lainnya,” timpal AKP Andri.

Sementara untuk korban sendiri, saat ini ada yang sudah kembali ke resort dan ada juga yang masih harus dirawat di rumah sakit. Adapun saat ditemui di RS Bhayangkara Polda Kepri, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga mengungkapkan, kejadian berlangsung pada hari Kamis (7/11/2019) pukul 16.05 wib.

No Response

Leave a reply "13 WNA Singapura Jadi Korban Robohnya Pelantar Montigo Resorts"